Awas! Jangan Lakukan Hal Ini Saat Memberi Susu Formula untuk Bayi

Tips

Memiliki bayi adalah impian bagi pasangan suami istri. Saat bayi lahir, tentu Anda memberikan yang terbaik untuknya. Mulai dari baju bagus, popok paling lembut, hingga susu formula yang kandungannya paling lengkap. Anda bisa mencari toko yang jual susu formula untuk bayi di marketplace. Saat memberi susu formula pada bayi, jangan lakukan hal ini.

  1. Memberi Air Mendidih

Saat membuat susu formula, apakah Anda mencampur bubuk susu dengan air mendidih? Jangan ulangi hal ini lagi, karena air mendidih akan merusak zat gizi pada susu. Sebaiknya, Anda menuangkan air mineral dingin pada botol susu yang telah diberi bubuk susu. Setelah terisi setengahnya, baru isi botol dengan air panas. Kocok perlahan lalu berikan pada bayi.

  1. Mencampurnya dengan Gula

Cara membuat susu untuk bayi berbeda dengan membuat susu untuk anak. Anda hanya butuh bubuk susu dan air hangat untuk menghasilkan cairan susu formula yang akan diminum bayi. Jangan pernah memberi gula walau hanya 1 sendok teh. Bayi yang belum berusia 6 bulan masih belum bisa mencerna glukosa pada gula.

  1. Tidak Mensterilkan Botol

Botol susu bayi perlu disterilkan terlebih dahulu sebelum dipakai. Caranya adalah dengan merebusnya atau minimal merendamnya dengan air mendidih. Mengapa botol harus disterilkan? Karena botol yang terkena kuman dan bakteri akan membuat bayi sakit. Segera sterilkan botol setelah dicuci, lalu masukkan dalam kotak bertutup rapat.

Sekarang ada alat pensteril botol susu, sehingga Anda tak lagi repot merebus botol. Anda juga bisa membeli 4 sampai 5 botol susu untuk cadangan, sehingga tidak repot ketika harus mencuci lalu mensterilkannya. Dapatkan alat pensteril botol, botol susu, dan juga bubuk susu di marketplace yang jual susu formula untuk bayi.

  1. Memberi Susu dalam Keadaan Tiduran

Saat bayi akan diberi susu formula, jangan diberikan ketika ia dalam posisi tiduran. Bayi bisa tersedak, batuk-batuk, bahkan muntah. Jika bayi masih tertidur padahal sudah masuk jadwal minum susu formula, bangunkan dengan perlahan. Saat ia sudah membuka mata, miringkan posisinya sehingga kepalanya lebih tinggi dari badan, baru berikan botol susu itu.

  1. Mengganti Susu Formula dengan Susu Lain

Susu formula dibuat berdasarkan peneltian para ahli, jadi gizinya sangat lengkap dan baik bagi perkembangan bayi. Anda jangan mengganti isi botol dengan susu lain, misalnya susu kental manis atau susu bubuk biasa. Perut bayi belum bisa mencerna susu tersebut, bisa-bisa bayi malah kena diare. Dapatkan susu formula di toko yang jual susu formula untuk bayi.

Jaman dahulu, malah ada yang mengganti susu formula dengan tajin, yakni cairan yang muncul saat Anda mengaron beras. Tajin memang mengandung vitamin B, namun jangan menggunakannya sebagai pengganti susu formula. Bayi, apalagi yang baru lahir, pencernaannya sangat sensitif. Sehingga kurang cocok jika diberi tajin.

Bayi yang baru lahir hingga berusia 6 bulan belum bisa mencerna makanan. Ia mengkonsumsi susu formula dan diberikan setiap 2 jam sekali. Berikan susu formula terbaik pada bayi, yang mengandung protein, vitamin, mineral, dan zat gizi lain yang baik untuk kesehatannya.

Saat memberi susu formula, jangan berikan susu yang dicampur dengan air mendidih, karena zat gizinya hilang. Ingatlah untuk mensterilkan botol susu sebelum memasukkan cairan susu formula. Agar bayi selalu sehat tanpa ada serangan kuman pada botol yang kotor. Anda bisa membeli susu formula di Blibli yang jual susu formula untuk bayi terlengkap dan termurah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *