Cara Mengatasi Ruam Popok dengan Mudah dan Cepat

Lifestyle

Ruam merupakan gangguan kulit yang biasa mneyerang kulit bayi yang masih sensitif. Walaupun ringan, namun apabila dibiarkan begitu saja bisa semakin parah. Membuat bayi tidak nyaman dan rewel karena tidak bisa beristirahat dengan tenang. Untuk itu, lakukan cara mengatasi ruam popok dengan mudah dan cepat di bawah ini.

Kenali Sebab Ruam

Walaupun sebab utama terjadinya ruam berkaitan dengan penggunaan popok yang dipakai si kecil. Namun hal tersebut bukan merupakan sebab utama.  Terdapat sebab lain yang bisa melatarbelakangi munculnya ruam, seperti konsumsi makanan baru yang tidak cocok pada si kecil atau penggunaan antibiotik pada si kecil atau pada ibu yang menyusui.

Setelah menemukan penyebabnya, baru Anda bisa memberikan tindakan pencegahan yang tepat. Apabila ruam tersebut terjadi karena sang ibu yang mengonsumsi makanan tertentu atau antibiotik, maka sebaiknya berikan susu formula sebagai pengganti. Namun bila ruam tidak terlalu parah dan masih bisa diatasi, Anda tetap bisa memberikannya ASI.

Rutin Ganti Popok

Penggantian popok merupakan satu hal yang harus mendapatkan perhatian penting. Tak jarang ibu atau pengasuh membiarkan popok terpasang lama di badan si kecil karena dirasa masih kering. Namun hal tersebut sangat tidak dianjurkan karena bisa memicu munculnya bakteri akibat udara lembap di sekitarnya.

Dokter menyatakan bahwa popok sekali pakai haurs rutin diganti setiap 3 jam sekali atau apabila popok dirasa sudah penuh. Dengan begitu tingkat kelembapan akan senantiasa terjaga. Sesekali Anda bisa membiarkan si kecil bermain tanpa popok untuk menyeimbangkan sirkulasi udara di sekitar kulit pantat si kecil .

Jaga Kulit Tetap Kering

Cara mengatasi ruam popok selanjutnya adalah dengan menjaga kelembapan kulit bayi. Hal ini bertujuan untuk mencegah pertumbuhan jamur dan membuat bayi senantiasa nyaman. Biasakan mengganti popok setiap 3 jam sekali atau bila dirasa popok sudah penuh karena aktifnya si kecil ketika bermain.

Bila Anda menggunakan popok kain, penggantian popok bisa dilakukan walaupun si kecil tidak sedang buang air. Basah karena keringat jika dibiarkan juga mampu menimbulkan bakteri yang menjadi sebab utama terjadinya ruam.

Gunakan Popok Kain

Penggunaan popok sekali pakai yang terbilang praktis dan efisien bisa menimbulkan efek yang tidak baik pada kulit si kecil. Terlebih lagi apabila digunakan terus-menerus setiap hari. Selain dibuat dengan campuran bahan kimia, popok tersebut bisa menampung pipis dalam kurun waktu yang lama. Sehingga terkadang saat Anda sibuk popok bisa melekat di tubuh si kecil lebih lama.

Hal tersebut tentu tidak dianjurkan karena dapat memicu tumbuhnya bakteri dan jamur yang menyebabkan ruam pada kulit. Berbeda dengan popok sekali pakai, popok kain yang cenderung merepotkan ternyata bisa membawa dampak positif untuk si kecil. Karena harus diganti setiap si kecil buang air, maka secraa tidak langsung Anda menjaga kulit tetap kering.

Namun begitu, detergen yang digunakan sebagai campuran mencuci baju juga harus diperhatikan untuk mencegah terjadinya iritasi. Detergen tersebut haruslah diperuntukkan khusus untuk bayi yang memiliki sensitivitas tinggi. Untuk itu Anda bisa menggunakan Rinso Gentle sebagai pilihan. Produk ini dibuat khusus untuk bayi serta mampu menghilangkan noda membandel.

Cara mengatasi ruam popok di atas bisa menjadi alternative selain mengoleskan krim anti iritasi dan pelembap lainnya. Dengan cara alami tersebut diharapkan ruam yang menyerang si kecil akan hilang. Namun apabila si kecil menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman seperti rasa sakit saat kulit bersentuhan dengan popok, segera periksakan ke dokter terdekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *